Inilah yang Terjadi pada Tubuh Kita saat Kita Berpuasa

Puasa merupakan praktik menahan diri dari makan dan minum yang telah dilakukan selama berabad-abad, baik untuk alasan keagamaan maupun kesehatan. Di dunia medis modern, puasa kini diakui sebagai salah satu metode intervensi biologis yang sangat kuat untuk memulihkan fungsi tubuh. Ketika kita berhenti mengonsumsi kalori dalam jangka waktu tertentu, terjadi pergeseran metabolisme yang luar biasa dari tingkat seluler hingga organ vital.

Fase awal puasa dimulai sekitar 4 hingga 8 jam setelah makanan terakhir. Pada tahap ini, kadar gula darah akan menurun, dan tubuh merespons dengan menurunkan produksi hormon insulin. Tubuh kemudian mulai membakar cadangan glikogen yang tersimpan di dalam hati dan otot untuk diubah menjadi energi. Memasuki jam ke-12 hingga ke-16, ketika cadangan glikogen mulai menipis, tubuh melakukan transisi metabolisme besar-besaran (metabolic switching) dengan membakar lemak tubuh sebagai sumber energi utama.

Salah satu fenomena biologis paling menakjubkan yang terjadi saat berpuasa adalah proses Autofagi. Dipopulerkan oleh penelitian peraih Nobel, autofagi adalah mekanisme pembersihan seluler di mana tubuh mendaur ulang komponen sel yang rusak, tua, atau tidak berfungsi, termasuk menyingkirkan protein beracun dan bakteri merugikan. Puasa bertindak seperti tombol reset yang merangsang regenerasi sel-sel baru yang lebih sehat dan efisien, serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Selain pembersihan sel, puasa juga memberikan waktu istirahat total bagi organ pencernaan yang biasanya bekerja tanpa henti. Hal ini membantu memperbaiki lapisan dinding usus dan menyeimbangkan mikrobioma usus. Di otak, puasa merangsang produksi protein *Brain-Derived Neurotrophic Factor* (BDNF), yang memicu pertumbuhan neuron baru dan melindungi otak dari risiko penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer. Dengan memahami proses biologis ini, kita dapat melihat bahwa puasa bukan sekadar menahan lapar, melainkan proses detoksifikasi dan rejuvenasi menyeluruh bagi tubuh.

 

Follow Instagram @klinikkitadepok untuk dapetin informasi update dari Klinik Kita Depok dan juga informasi seputar dunia kesehatan

Bagikan Artikel ini

× Hallo Klinik Kita