Fakta dan Mitos tentang Daging Kambing: Menepis Stigma Medis

Daging kambing kerap kali menjadi ‘kambing hitam’ dalam dunia kuliner dan kesehatan. Berbagai mitos buruk melekat pada jenis daging merah ini, mulai dari tuduhan sebagai penyebab instan lonjakan tekanan darah tinggi (hipertensi) hingga pemicu utama kolesterol akut. Stigma ini membuat banyak orang merasa waswas, bahkan menghindari konsumsinya sama sekali. Padahal, jika ditinjau dari kacamata ilmu gizi medis, banyak dari asumsi tersebut yang tidak sepenuhnya benar.

Mitos paling populer menyatakan bahwa makan daging kambing langsung memicu hipertensi. Secara ilmiah, klaim ini adalah keliru. Daging kambing tidak memiliki kandungan magis yang bisa menaikkan tekanan darah secara mendadak. Lonjakan tekanan darah yang sering terjadi setelah mengonsumsi hidangan kambing sebenarnya lebih disebabkan oleh teknik pengolahannya. Penambahan garam yang berlebih, santan kental, mentega, atau proses penggorengan deep-fry saat memasak gulai, sate, atau tongseng itulah yang memicu retensi cairan dan tekanan darah tinggi.

Fakta gizi yang mengejutkan membuktikan bahwa daging kambing justru memiliki profil nutrisi yang lebih sehat dibandingkan daging sapi atau domba dalam porsi yang sama. Daging kambing memiliki kandungan lemak total, lemak jenuh, dan kolesterol yang lebih rendah. Sebagai perbandingan, daging kambing mengandung sekitar 122 kalori dan 2,6 gram lemak per 85 gram, sementara daging sapi memiliki 179 kalori dan 7,9 gram lemak. Daging kambing juga kaya akan zat besi heme yang sangat mudah diserap tubuh untuk mencegah anemia.

Kunci utama dalam mengonsumsi daging kambing terletak pada kontrol porsi dan metode memasak yang bijak. Pilihlah potongan daging yang rendah lemak (seperti bagian paha) dan hindari bagian jeroan karena tinggi purin dan kolesterol. Olahlah dengan cara dipanggang, direbus menjadi sup bening, atau dikukus dengan bumbu rempah alami yang kaya antioksidan. Dengan porsi yang moderat—sekitar 50 hingga 100 gram per konsumsi—daging kambing dapat menjadi sumber protein berkualitas tinggi yang aman dan menyehatkan bagi tubuh Anda.

 

Follow Instagram @klinikkitadepok untuk dapetin informasi update dari Klinik Kita Depok dan juga informasi seputar dunia kesehatan

Bagikan Artikel ini

× Hallo Klinik Kita